Wednesday, 26 March 2008

Potret Kegiatan Februari 2008

Namo Buddhaya, dan selamat bersua kembali...

Setelah Penulis liburan pulang kampung, akhirnya dapat kembali menyajikan berita dan informasi bagi teman2 se-Dhamma sekalian...

Di bulan Februari ini, yang penuh dengan nuansa Imlek & Magha Puja, kami dari Vihara Grha Buddha Manggala memberikan satu kesempatan bagi umat Buddha untuk merayakan Cap Go Meh bersama-sama dan sekaligus Magha Puja.

Acara demi acara kami rangkai...



1. di awal bulan Februari, 5 Feb 2008, kami diundang khusus untuk menghadiri Pertemuan Konsultasi Seluruh Pengurus Vihara & Majelis Agama Buddha se-Kota Batam dengan Drs. A. Joko Wuryanto, S.SOS, M.SI AN. (Ditjen Bimas Buddha Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Agama Buddha), yang diadakan di Vihara Budhi Bhakti, yang mana dari kami yang hadir adalah PMd. Santoso dan PMd. Suwarno.



2. Siaran Radio Detak Naga Timur "Imlek dan Magha Puja" bersama Upacarika Djarmin Sugianto, Candani, dan presenter setia kami ... Josephine "Dede" Tan Diana, di radio Era Baru FM.
Diawali dengan alunan nada merdu oleh Candani, dilanjutkan dengan berbagai pertanyaan seputar Imlek menurut agama Buddha dilontarkan oleh Dede untuk Pak Djarmin, dan yang terpenting adalah pertanyaan seputar Magha Puja.
Sungguh berbahagia sekali, kami mendapatkan satu kesempatan untuk membagi pengetahuan Dhamma bagi para pemirsa Insan Harapan Era Baru di Kota Batam.




3. Siraman Rohani Imlek di Lapas Batam, bersama Bhante Thitayanno dan Candani.
Menjadi satu kebahagiaan dan karma baik sekali bagi teman2 di Lapas, karena mereka rutin mendapatkan siraman rohani, sekaligus kerap mendapat penghiburan dari artis2 Buddhis terkenal seperti Olivia dan Candani ... berharap2 semoga kedepannya bisa jumpa dengan Meicie Wijaya ... ya berharap kan boleh :)



Candani mengawali pertemuan dengan teman2 di Lapas dengan nyanyian merdu "Jalan Nirwana". Di sesi Dhammadesana, Bhante Thitayanno menjelaskan tentang Imlek dan Magha Puja, teman2 Buddhis di Lapas ternyata banyak mendapatkan pemahaman baru tentang Imlek setelah dijelaskan oleh Bhante Thitayanno.



4. Menyambut Cap Go Meh, Bungkus-bungkus Sembako yuk !!!
Dalam rangka memulai sebuah lembaran tahun yang baru, tahun Tikus Emas di tahun 2008 ini, kami mencoba mengajak segenap umat Buddha di Kota Batam untuk mengawali dengan satu kebajikan yaitu Bakti Sosial Imlek yang kerap rutin telah kami laksanakan.
Nampak di foto, teman2 para Guru Agama Buddha dan umat saling bahu membahu menyiapkan sembako yang akan dibagikan, seperti membungkusi gula pasir, minyak, beras, dan sejumlah mie instan.

Disamping itu juga nampak pohon ang pao yang disetiap rantingnya telah tergantung sejumlah ang pao yang nantinya akan dibagi-bagikan ke para siswa/i sekolah Minggu.. aduh sungguh senangnya karna adik2 se-Dhamma akan mendapat ang-pao lhooo.



5. Pindapatta di Minggu pagi.

Bhante Thitayanno dengan lembut nan penuh perhatian berjalan menyisiri perumahan Baloi Mas Permai dan Anggrek Permai, di mana para siswa-i Sekolah Minggu Buddhis telah bersiap-siap di tempat yang telah dikomandoi oleh para guru Agama Buddha, dan nampak respon dari warga sekitar yang ternyata cukup banyak yang ingin turut serta dalam Pindapatta ini, mereka dengan spontan langsung menyerahkan dana makanan kepada Bhante yang melewati depan rumahnya.

Sungguh satu kebahagiaan bagi kami, Vihara Grha Buddha Manggala dapat memberikan satu kesempatan bagi Umat Buddha sekitar untuk mengenal satu praktek kebajikan yang wajib dilaksanakan oleh Umat Buddha dalam upaya menyokong keberadaan Sangha.





6. Sekolah Minggu Buddhis - Aneka Lomba & Hiburan bersama Candani

Seusai melaksanakan satu kebajikan - pindapatta, adik-adik sekolah Minggu Buddhis kembali ke vihara, dan memulai puja-bakti singkat, dan dihibur langsung oleh Candani dengan beberapa lagu Buddhis, nampak sekali suasana senang-ceria, apalagi setelah itu dilanjutkan dengan sejumlah aneka lomba / permainan seperti: lomba memakan krupuk nyam..nyamm.. nyam.. krenyess, lomba memecahkan balon, lomba menyusun Puzzle Buddha.. yang dipandu oleh Bapak Guru tercinta... Bpk. Lasiman dan Bpk. Danil.





7. Bakti Sosial Imlek
Minggu, 17 Feb 2008, di tengah terik-panasnya sinar matahari, kami semua berkumpul di perumahan kampung nelayan, dengan membawa sejumlah 250 bungkus sembako yang siap dibagikan, dengan dibantu oleh Kepala RW setempat, hal ini membuat lebih mudah bagi kami dalam koordinasi pembagian sembako.
Warga sekitar baik yang Buddhis dan non-Buddhis menerima dana sembako ini, di mana pembagian dilakukan untuk warga non-Buddhis dulu, lalu dilanjutkan untuk yang Buddhis, di mana teman2 Buddhis di kampung nelayan disamping menerima dana sembako, mereka juga mendapatkan sedikit wejangan Dhamma dari Bhante Thitayanno, dan bagi-bagi quiz berhadiah CD koleksi Candani dan VCD Karaoke Olivia.
Aneka pertanyaan diajukan oleh Bhante Thitayanno, Romo Santoso dan Bpk. Eko, kesemuanya mampu dijawab oleh anak-anak Buddhis yang ada... mereka ternyata telah belajar agama Buddha walaupun konon katanya buku2 pelajarannya masih terbatas.
Di akhir acara Baksos ini, kami menyempatkan foto2 bersama, dan penyerahan simbolik kepada Ketua RW setempat.




8. Puncak Acara ... "Panggung Gembira & MAGHA PUJA"
Minggu, 17 Feb 2008, Puncak acara dalam menyambut Cap Go Meh ini adalah Panggung Gembira bersama Candani ... para umat Buddha yang telah hadir dengan sabar menunggu kehadiran dua barongsai, begitu mereka tiba... sejumlah umat telah siap melihat atraksi barong sai tersebut, kali ini Vihara Grha Buddha Manggala mencoba menghadirkan dua ekor barong sai sebagai salah satu bentuk upaya untuk mengajak segenap umat Buddha warga sekitar vihara untuk turut berbahagia bersama dalam merayakan datangnya tahun baru Imlek, dengan satu harapan yang baik yaitu semoga di tahun yang baru ini, kita dapat membulatkan tekad untuk selalu mengisi hari demi hari dengan kebajikan, dan semoga kebahagiaan, kesehatan selalu menyertai kita semua.



Dua ekor barongsai beratraksi di dalam Dhammasala, memberikan penghormatan kepada Buddha-rupang, dengan gaya selayaknya seperti seekor harimau, barongsai ini mengupas dua belas buah jeruk mandarin, dan dilempar ke belakang, seraya menjadi rebutan bagi adik-adik kecil dan umat sekalian untuk meraih dan memakannya, selanjutnya barongsai tersebut beratraksi di area Panggung Gembira, yang konon nantinya akan menjadi Dhammasala yang baru di Vihara Grha Buddha Manggala (kini sedang dalam masa pembangunan).


Seusai barongsai beratraksi... Dua orang MC, Sumanto dan Rina menyambut segenap umat, dan memberikan salam ... "Namo Buddhaya & Gong Xi Fa Cai". Dilanjutkan dengan penampilan Candani dan Dona dengan nyanyian lagu2 Imlek dan lagu Buddhis. Tak kalah pula dua adik sekolah Minggu turut menyumbangkan sebuah lagu. Aneka doorprize juga dibagikan bagi umat yang telah hadir, dan dibagikan khusus oleh salah satu tokoh Buddhis di kota Batam yaitu: Bpk. Asmin Patros (Anggota DPRD Kota Batam, dan FKUB Perwakilan Buddha).


Waktu menunjukkan pukul 19 lewat, sudah waktunya kami segera memulai Upacara MAGHA PUJA, dengan dipimpin oleh Upa. Kodo Eko Prayogo, S.Ag., dan Dhammadesana oleh Bhante Thitayanno. Bhante mengupas tentang apa itu Magha Puja.











9. Rapat Konsultasi dengan seluruh Bimas Buddha se-Indonesia di Hotel Penuin-Batam. 27-29 Feb 2008. Rapat Konsultasi dibuka khusus oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Kepri, dan dihadiri oleh Bpk. Cornelis Wowor, Sekretaris Dirjen Bimas Buddha, dan Bpk. Drs. A. Joko Wuryanto, S.SOS, M.SI AN.
Kami diundang khusus oleh Bapak Sudir, S.Pd selaku Pembimas Buddha Kota Batam untuk memberikan dua seminar:
1. Kekerasan dalam Rumah Tangga, diisi oleh: dr. Imelda Widjaja
2. Manajemen Keluarga, diisi oleh: PMd. Santoso


Demikianlah segenap agenda kegiatan yang telah kami laksanakan di bulan Februari 2008... Karena saking padatnya kegiatan di awal tahun, maka di bulan Maret ini .. kami rehat sejenak, semoga hal ini tidak menjadi kendala bagi kita ... untuk terus terpacu datang ke vihara Grha Buddha Manggala mengikuti sejumlah kegiatan.

Sekilas info... di bulan April mendatang ini, sejumlah kegiatan menarik akan segera kami adakan, dengan agenda utama yaitu:
1. Ulang Tahun Vihara Grha Buddha Manggala ke-11.
2. Sebulan Penghayatan Dhamma.
Tunggu info lebih lanjut ya.. karena konon dalam sebulan April ini.. akan cukup banyak bhikkhu yang hadir lho...

Salam metta,
Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala

Wednesday, 30 January 2008

Potret Pembangunan Januari 2008

Namo Buddhaya,

Atas nama Panitia Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala, Kami haturkan banyak terima kasih dan anumodana (turut berbahagia) kepada para donatur, dan seluruh umat Buddha dan simpatisan Buddhis yang telah mendukung dan membantu dalam pembangunan vihara ini.

Takkan pernah goyah, upaya kami untuk terus mempertahankan dan menjunjung tinggi rasa kerendahan hati, semangat juang tinggi, dan kebijaksanaan, kami senantiasa berupaya membuka peluang sebesar-besarnya bagi seluruh umat Buddha dan siapapun yang ingin turut serta dalam menyokong pembangunan vihara Grha Buddha Manggala ini.

Berikut kami sajikan progress pembangunan yang telah dan sedang berjalan mulai dari bulan November, Desember dan Januari 2008 ini.


Di bulan November ...Kami terus melanjutkan pengecoran Dhammasala Utama, sungguh satu berkah bagi kami dan bagi donatur (Bpk. Johan) yang telah membantu dalam pengerjaan pengecoran Dhammasala Utama, sehingga di bulan November kami berhasil menyelesaikan pengecoran secara keseluruhan di Dhammasala Utama... Anumodana (turut berbahagia) atas kebajikan yang senantiasa kita selalu kembangkan.


Di bulan Desember ...Usaha keras dan pengontrolan yang ketat yang dilakukan oleh Bpk. Herman, tentu sungguh merupakan satu dana termulia bagi kami untuk mewujudkan sebuah vihara, hal ini terbukti dengan Dhammasala Utama yang telah selesai dicor, dan menunggu selang satu minggu kemudian, kami telah menggunakannya untuk Perayaan Kathina 2551 BE / 2007.








Di bulan Januari 2008 ...
Memasuki tahun 2008, memang tak dapat dipungkiri harga bahan bangunan banyak mengalami kenaikan, namun hal ini tidak menyurutkan semangat dan usaha gigih kami.
Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para umat Buddha di Kota Batam, dengan sejumlah aneka kegiatan-kegiatan Buddhis yang tentunya HARUS SENANTIASA sesuai dengan Dhamma dan Vinaya.


Target kami di bulan Januari dan Februari ini adalah menyelesaikan finishing Wisma Dayaka, sehingga kelak Wisma ini dapat dipergunakan sebagai tempat tinggal para Guru Agama Buddha yang telah tumbuh dan tertanam tekad yang kuat untuk mengabdikan diri bagi Vihara Grha Buddha Manggala, demi pelayanan bagi Umat Buddha dengan menjunjung tinggi Dhamma dan Vinaya.

Bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang telah timbul Niat dalam batin, untuk turut membantu dalam pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala, semoga dapat ter-realisasi atau terwujudkan, sehingga membuahkan kebahagiaan bagi diri kita sendiri, keluarga, masyarakat dan semua mahluk ... Anda dapat menyalurkan dana di rekening yang telah kami sediakan khusus untuk Pembangunan yaitu:

Rekening BCA, acc. no.: 821 - 0026038
atas nama: DJARMIN SUGIANTO / SANTOSO


Guna keperluan administrasi pendanaan, Kami mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i untuk mengirimkan bukti transfer dana ke nomor fax 0778 - 472163, ataupun menghubungi kami di nomor kontak:
- PMd. Santoso (081536001415)
- PMd. Suwarno (08127020450)
- Upa. Heriyani (0811697559)
- Upa. Djarmin Sugianto (08127057436)

Tak lupa kami mengucapkan... Selamat tahun baru 2008, Selamat tahun baru Imlek 2559, dan juga selamat merayakan Hari Besar MAGHA PUJA 2551 BE.

Sabbe satta bhavantu sukhitatta ... semoga semua mahluk hidup berbahagia.
Sadhu..sadhu.. sadhu..

Sunday, 27 January 2008

Agenda di bulan Februari 2008

Namo Buddhaya,

Bulan Februari akan segera tiba, di mana seperti biasanya, salah satu hari besar Agama Buddha yaitu MAGHA PUJA senantiasa jatuh bersamaan dengan Perayaan Cap Go Meh, di mana berduyun2 warga Tiong Hoa merayakan hari ke-15 di tahun baru Imlek, sedangkan MAGHA PUJA sendiri bermakna sebagai sebuah peristiwa yang unik sekali, yaitu hari Purnama Siddhi di bulan Magha, di mana Yang Maha Suci Sang Samma Sambuddha Gotama membabarkan Ovada Patimokkha yang mempunyai 4 ciri dalam Pertemuan Agung Nan Suci, diantaranya:
1. Berkumpulnya 1250 bhikkhu murid Sang Buddha di satu tempat, dan berasal dari segala penjuru,
2. Para Bhikkhu tersebut semuanya telah mencapai tingkat Arahat,
3. Mereka ditahbiskan sendiri oleh Sang Buddha dengan cara Ehi Bhikkhu Upasampada,
4. Mereka hadir tanpa diundang dan tanpa kesepakatan.



Ovada Patimokkha merupakan merupakan ringkasan dari 227 peraturan para bhikkhu, dan Sang Buddha membabarkan kembali kepada para murid-Nya tersebut.

Tentu hal ini akan mengingatkan kita kembali, begitu perhatiannya Sang Buddha terhadap para muridnya, untuk senantiasa berpegang pada Dhamma dan Vinaya, dan khusus bagi para bhikkhu untuk senantiasa TEGUH dan TEKUN dalam menjalankan SILA (peraturan-peraturan Ke-Bhikkhu-an).

Kali ini Vihara Graha Buddha Manggala akan mencoba memberikan PELAYANAN TERBAIK bagi umat Buddha, kami akan meng-kolaborasi-kan dua perayaan besar yaitu:
1. MAGHA PUJA sebagai Hari Besar Agama Buddha,
2. CAP GO MEH sebagai Perayaan Mengawali Tahun Baru Imlek.

Kami mengundang rekan-rekan se-Dhamma dan seluruh umat Buddha, serta simpatisan Buddhis, untuk turut hadir di acara
1. Talk-show Detak Naga Timur "Imlek & Agama Buddha, dan Makna MAGHA Puja", pada hari Sabtu, 16 Februari 2008, pukul 11:00-12:00 WIB. Mari kita bersama-sama mendengarkan diskusi santai di Radio Era Baru 106.5 FM, yang akan dipandu oleh Sdri. Dede (Josephine Tan Diana), kru dari Radio Era Baru, dan Sdri. Ruri, dari Harian Pagi Tribun Batam, bersama pula dengan Bhante Thitayanno dan Artis Buddhis CANDANI.
Sungguh satu langkah pelayanan yang luar biasa bagi umat Buddha, dan masyarakat kota Batam pada umumnya, di mana umat Buddha akan mendapatkan informasi dan pengetahuan Dhamma melalui siaran radio.


2. PINDAPATA bersama Bhante Thitayanno,pada hari Minggu, 17 Februari 2008, pukul 08:00 - 09:00 WIB, di mana Bhante Thitayanno akan berjalan keliling di perumahan Baloi Mas Permai dan Anggrek Permai, untuk memberikan kesempatan bagi para umat Buddha melakukan dana makanan secara langsung.

3. Bakti Sosial Imlek 2559
Menjadi satu kebiasaan yang baik, di mana Vihara Graha Buddha Manggala akan mengadakan Bakti Sosial dengan beberapa sasaran yaitu:
- warga Tionghoa
- warga Buddhis, dan
- warga masyarakat umum yang bertaraf hidup rendah
Bakti Sosial ini akan dikemas dalam bentuk pemberian sembako, dan bagi warga Buddhis akan mendapatkan pula buku-buku Dhamma dan CD-CD Buddhis.

Kami akan membuka kotak dana dalam bentuk dua paket dana, antara lain:
- paket sembako A @Rp. 50.000,-
- paket sembako & Dhamma-dana B @Rp. 100.000,-

Keseluruhan paket2 sembako tersebut akan kami danakan pada hari Minggu, 17 Februari 2008, pukul 13:00 WIB, bersama-sama dengan Bhante Thitayanno dan artis Buddhis Candani, di mana pada kesempatan yang baik ini... teman2 kita akan mendapatkan satu kesempatan mendengarkan ceramah Dhamma nan singkat dari Bhante Thitayanno, dan penghiburan lagu-lagu Buddhis yang ceria dari Candani.

Kota Dana Sembako IMLEK, dapat anda salurkan dengan dua cara:
3.a. memberikan dana cash langsung kepada Pengurus Dayaka Sabha Vihara Graha Buddha Manggala, yaitu:
- Romo Santoso (081536001415),
- Romo Suwarno (08127020450),
- Upa. Heriyani (0811697559).
3.b. atau dengan transfer dana Rekening BCA, an. Suwarno, no.rek: 3403210079, setelah melakukan transfer dana, harap meng-fax bukti transfer ke no. telp: 0778-472163, atau menunjukkan bukti transfer ke Romo Suwarno (08127020450), di mana untuk waktu dan tempat dapat berjumpa dengan Romo Suwarno pada setiap hari Rabu pukul 19:30 - 21:00 WIB dan hari Minggu pukul 10:00-12:00 WIB, di vihara Graha Buddha Manggala.

4. PANGGUNG GEMBIRA & MAGHA PUJA
pada hari Minggu, 17 Februari 2008,
pukul 17:00 - 21:00


4.a. Panggung Gembira (pukul 17:00 - 19:00) akan menampilkan Pertunjukan Barongsai dan penampilan seorang artis Buddhis Indonesia dari Singapore, yaitu CANDANI, dengan suaranya yang merdu, dan gaya yang lincah ceria, akan mencoba menghibur kita dengan aneka lagu-lagu Imlek Mandarin juga aneka Lagu Buddhis yang merupakan karya Candani sendiri. Sungguh satu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi Vihara Graha Buddha Manggala, karena selama ini telah mampu mendatangkan artis2 Buddhis Indonesia di tengah-tengah masyarakat Buddhis Kota Batam. Oleh karenanya.. mari kita turut meramaikannya hanya dengan cara termudah yaitu turut hadir di Vihara Graha Buddha Manggala.

4.b. MAGHA PUJA 2551 BE (pukul 19:00 - 21:00), setelah kita melewati acara Panggung Gembira, kemudian kita akan memasuki suasana keheningan nan penuh muatan nilai-nilai Dhamma yang akan disampaikan dalam pembacaan sutta, gatta dan Dhammadesana yang akan dikemas dalam Upacara MAGHA PUJA.
Dhammadesana akan dibawakan oleh Bhante Thitayanno, yang khusus didatangkan dari Kota Pontianak, sehingga dalam penyampaian Dhammadesana, beliau akan mengkombinasikan dengan Bahasa Mandarin atau Tio Ciu.

Demikianlah puncak acara di bulan Februari 2008, kami dari segenap Pengurus Dayaka Sabha Vihara Graha Buddha Manggala, dan dengan didukung oleh DPC MAGABUDHI Kota Batam dan DPC PATRIA Kota Batam, mengharapkan sebesar-besarnya kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i sekalian.... semoga setelah kita mengawali tahun 2008 dengan baik, kini mari kita awali tahun Baru Imlek 2559 pula dengan baik.

Tak ketinggalan pula, kami mengucapkan "Selamat Tahun Baru Imlek 2559", GONG XI FA CAI ... semoga di tahun imlek 2559 nantinya kita semua senantiasa mendapatkan berkah kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan, sesuai dengan benih-benih kebajikan yang telah kita tanam.

Selamat Merayakan MAGHA PUJA ...



Salam metta,
Dayaka Sabha Vihara Graha Buddha Manggala

Saturday, 26 January 2008

Potret Kegiatan Januari 2008

Welcome 2008 !!!
Selamat datang tahun 2008... selamat tinggal tahun 2007.


Walaupun kita telah meninggalkan tahun 2007, bukan berarti kebajikan2 yang telah kita lakukan kita tinggalkan, namun dengan memasuki tahun 2008, kita perbarui, kita kembangkan lagi kebajikan yang akan membawa kebahagiaan bagi kita dan semua mahluk.

Mengawali tahun 2008, Graha Buddha Manggala dengan didukung oleh MAGABUDHI dan PATRIA, telah melakukan satu langkah awal yang LUAR BIASAAAAA.... !!!
Serangkaian acara telah disusun, serangkaian hasil yang memberikan kebahagiaan sejati bagi para umat Buddha juga telah didapatkan oleh para umat yang tentunya telah mengikuti dengan baik ataupun bersimpati atas kebajikan orang lain.

Berikut rangkaian acara yang telah dilaksanakan pad abulan Januari 2008:
1. Kunjungan Dhamma oleh Venerable NYANADASSANA MAHATHERA dari Yunani dan Venerable VISUDDHACARA dari Taiwan, 5 - 7 Januari 2008.
Bhante Nyanadassana telah menjalankan masa kebhikkhuan selama 22 tahun di Srilanka, dan mengambil studi tentang Pali dan Sutta.
Bhante Visuddhacara telah menjalankan masa kebhikkhuan selama 9 tahun, dan mahir dalam mengajarkan meditasi dengan metode Pa Auk Sayadaw.
Kali kesempatan ini.. merupakan satu kesempatan yang baik sekali bagi umat Buddha, karena sangat jarang sekali kesempatan demikian muncul, apalagi hadir di tengah2 himpitan kesibukan kerja & usaha, himpitan hiruk pikuk masyarakat Kota Batam. Tentu dengan adanya Karma Baik yang mendukung untuk berbuah di Graha Buddha Manggala, para umat Buddha dapat banyak belajar dari beliau.

1.a. Siraman Rohani di Lapas Barelang, Sabtu, 5 Januari 2008 jam 14-16, Romo Suwarno dan Bhante Visuddhacara mengisi siraman rohani, di mana secara rutin pembinaan kerohanian Agama Buddha di Lapas yang sudah menjadi tugas bagi para Pandita MAGABUDHI, Romo Suwarno memberikan pembinaan rohani, dan ditemani oleh Bhante Visuddhacara, yang khusus sharing tentang meditasi Anapanasati kepada para umat Buddha di Lapas. Para umat tentu menjadi senang, karena mereka bisa mempelajari satu cara meditasi dari seorang guru meditator dan yang telah diberikan tugas untuk membimbing meditasi dengan metode Pa Auk Sayadaw oleh guru beliau. Para umat Buddha di Lapas mengikuti latihan meditasi dengan khidmat, menjadi seperti mendapatkan pencerahan, karena telah memiliki satu metode untuk mengisi hari demi hari dengan mengembangkan Sati (perhatian) terhadap satu objek, sehingga hari demi hari akan dilalui dengan tanpa terasa, namun penuh dengan nilai-nilai kebajikan yang membawa hasil pada pencerahan & kebijaksanaan.

1.b. Diskusi Dhamma bersama Bhante Nyanadassana di Graha Buddha Manggala, Sabtu, 5 Januari 2008, jam 19:30 s/d 21:30. Para umat yang hadir merasakan satu hal yang lain, karena kali ini mereka berjumpa langsung dengan sosok bhikkhu bule, yaitu seorang yang berasal dari negeri Yunani, dan telah mau membagi pengetahuan beliau tentang Sutta dan Pali kepada para umat Buddha. Satu pertanyaan yang muncul dan ini sangat penting sekali... siapakah yang mulai mengulang Abhidhamma apakah Bhante Mahakassapa ataukah Bhante Ananda... awalnya para umat yang hadir memberikan jawaban Bhante Mahakassapa, namun jawaban beliau adalah Bhante Ananda, karena sesuai dengan SEJARAH yang ada, bahwa Abhidhamma sebelumnya telah diulang kembali oleh Bhante Ananda dalam kelompok Sutta-pitaka. Dan sesuai dengan kejadian yang ada, yang meminta adalah memang Bhante Mahakassapa kepada Bhante Ananda, yang terkenal sebagai salah satu murid Sang Buddha yang memiliki kemampuan luar biasa dalam menghafal dan mengingat seluruh apa yang pernah diajarkan oleh Sang Buddha.

1.c. PINDAPATA, Minggu, 6 Januari 2008, jam 8-9, merupakan satu kebahagiaan tersendiri bagi warga sekitar Baloi Mas Permai dan Anggrek Permai, karena mereka memiliki kesempatan yang secara nyata dalam praktek dana menyokong Sangha melalui dana-makanan saat para bhikkhu melaksanakan pindapata. Kesempatan ini tentu jarang-jarang sekali bisa dimiliki oleh para umat, sehingga para umat yang berada di luar perumahan sekitar vihara, mereka harus berangkat dari rumah dengan niat yang kuat, dan usaha yang gigih, maka mereka bisa turut serta dalam meramaikan pindapata ini.
Walaupun dalam waktu kurang lebih 1 jam, Bhante Nyanadassana dan Bhante Visuddhacara berkeliling di perumahan Baloi Mas Permai dan Anggrek Permai, tak terasa satu mobil bagasinya telah penuh dengan makanan. Bhante dengan kelemahlembutan nan penuh perhatian ketika berjalan, tetap memberikan senyum dan sapaan kepada para umat yang ingin berdana, tentu hal ini menjadi satu hal yang spesial bagi mereka.

1.d. Sekolah Minggu Buddhis, 6 Januari 2008, jam 9:30-11:00, setelah para siswa/i sekolah Minggu turut dalam melaksanakan Pindapata, mereka melanjutkan masuk ke dalam Dhammasala, untuk melaksanakan puja-bakti, dan mengikuti bimbingan meditasi bersama Bhante Visuddhacara, yang dilanjutkan dengan Diskusi Dhamma bersama Bhante Nyanadassana. Tentu bahasa bukan menjadi kendala bagi siswa/i, mereka justru makin semangat dan senang mengikuti Pelajaran yang diberikan dalam Sekolah Minggu ini.
Para orang tua yang menemani, tentu turut merasakan senang, karena mereka telah melihat dengan sendiri, mendengarkan sendiri, dan menyaksikan sendiri bagaimana putra-putrinya telah mengikuti Sekolah Minggu Buddhis di Graha Buddha Manggala, telah mendapatkan satu bimbingan kontinyu nan positif, dan membawa kemajuan batin serta mendidik nilai-nilai moral Buddhis.

1.e. Kelas Dhamma di Kampus Universitas Internasional Batam, Minggu, 6 Januari 2008, jam 13-15, awalnya teman-teman mahasiswa belum terlihat tertarik dengan kedatangan dua bhikkhu dari luar negeri ini, namun ketika Kelas Dhamma telah dimulai.. tak terasa waktu 2 jam telah berlalu, namun menyisakan satu keinginan untuk terus berdiskusi dengan Bhante Nyanadassana dan Bhante Visuddhacara. Dengan ditemani oleh Bpk. Teddi Jurnali selaku Pembantu Rektor 1 UIB, teman2 mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Buddha, telah merasakan satu sentuhan Dhamma, sekaligus saatu hal yang memotivasi mereka untuk terus berbenah diri dalam mengembangkan paramita, meditasi, dan pengabdian mereka pada Buddha-Dhamma.

1.f. Kunjungan Kasih ke Ibu Lenny, Minggu, 6 Januari 2008, jam 18:30-19:30, Bhante Visuddhacara dengan senang hati telah memberikan satu wejangan kepada Ibu Lenny, yang tengah menjalani masa penyembuhan... terasa sekali suasana yang penuh kebahagiaan dari raut wajah ibu Lenny, di mana dapat bertemu dengan seorang bhikkhu, dan khusus hadir memberikan wejangan dan semangat dalam menjalani masa penyembuhan ini. Semoga Ibu Lenny dapat menjalani masa penyembuhan dengan baik, dan memperoleh hasil kesembuhan yang baik, sehingga dapat beraktifitas kembali, dan tentunya dapat kembali berkumpul dalam persaudaran teman2 se-Dhamma untuk mengumpulkan kebajikan.

1.g. Kelas Meditasi di Vihara Dharma Mulia, Minggu, 6 Januari 2008, jam 19:30-21:00, melanjutkan perbincangan hari Sabtu malam, teman2 yang tergabung dalam Pemuda Theravada Indonesia dan para umat Buddha yang hadir, dengan semangat mengikuti Kelas Meditasi bersama Bhante Visuddhacara, Bhante telah menyiapkan sebuah buku panduan kecil, yang telah beliau susun, untuk menjadi satu pegangan dalam latihan meditasi Anapanasati. Dengan dibantu oleh Bpk. Djarmin Sugianto sebagai penerjemah, tentu menjadi satu kelengkapan yang sempurna, sehingga nilai-nilai Dhamma yang disampaikan menjadi dapat diterima oleh umat Buddha.


2. Bhante Dhammavuddho, Bhante Jutipanno, dan rombongan dengan ditemani Bhante Vimaladhiro tiba di Batam dari Medan tiba Selasa pukul 15:30, dijemput oleh sebuah
mobil mini van, ternyata di luar dugaan, satu mobil van masih kurang, karena rombongan dengan sejumlah tas-tasnya cukup penuh.

Mobil meluncur ke Graha Buddha Manggala, akhirnya mereka bisa melepas kelelahan di Graha Buddha Manggala, yang telah menyediakan tempat ala kadarnya, dan sangat berbahagia sekali, ternyata para-tamu nya ini penuh dengan kerendahan hati dan penuh pengertian atas keterbatasan kondisi vihara, sekaligus mereka didukung oleh Bhante Dhammavuddho untuk melatih atthasila.

Malam pertama diisi dengan Diskusi Dhamma bersama Bhante Jutipanno, yang dibawakan dengan penuh tawa-canda bersama para umat, apalagi ditambah dengan suasana kedekatan bhante dengan umat, Bhante bisa berbahasa hokkien, dan bercampur dengan bahasa melayu, sehingga serasa sebagai sebuah keluarga dekat sekali.

Dilanjutkan esok Rabu pagi, para umat di vihara berdatangan memberikan dana makanan pagi, dan begitu pula siang hari. Rombongan di hari Rabu tidak ada jadwal khusus. Sorenya kami berangkat menuju Vihara Dharma Mulia.

Rabu malam mulai Bhante Dhammavuddho memimpin Diskusi Dhamma di vihara Dharma Mulia, dan sejumlah teman2 PATRIA bermalam di vihara Dharma Mulia, didukung dengan fasilitas kamar yang banyak di vihara tersebut, memudahkan kami untuk memutuskan mengadakan acara bermalam di vihara Dharma Mulia... tidur dengan beralaskan tikar menjadi satu pengalaman tersendiri bagi teman2 PATRIA.

Kamis paginya ... saat matahari belum muncul, pukul 4:30 subuh... teman2 PATRIA telah bangun dan siap melatih meditasi dan chanting bersama Bhante, kemudian
dilanjutkan dengan dana makan pagi, dan persiapan menuju pulau Galang.

Saat ada waktu sela sembari menunggu persiapan ke pulau Galang, kami dari Dayaka Sabha mencoba membawa Bhante bertiga, ke rumah umat, yang mana istrinya baru
saja menjalani penyembuhan dari serangan stroke, beliau adalah Ibu Lenny, yang kerap dikenal sbg ibu yang gemar berdana makanan kepada para bhikkhu. Para Bhante hadir dihadapan ibu Lenny, menjadi satu kebahagiaan sendiri bagi Ibu Lenny dan keluarga, cukup hangat sambutan dari para keluarga Ibu Lenny.

Seusai dari rumah Ibu Lenny, kami segera meluncur ke Vihara Dharma Mulia, untuk segera berangkat ke Pulau Galang... namun sayang sekali Bhante Dhammavuddho dan
Bhante Jutipanno tidak berkenan turut berangkat ke pulau Galang, dan Bhante Vimala yang menemani para rombongan ke Pulau Galang... Mr. Tan sebagai ketua rombongan juga urung ikut ke pulau Galang, karena beliau ingin menemani Bhante di vihara Dharma Mulia.


Jalan-jalan ke Pulau Galang

Kami berangkat ke pulau Galang dengan sebuah bus dan sebuah minivan, semua seat terisi ... sungguh senang sekali teman2 berangkat menuju pulau Galang yang melewati beberapa jembatan.

Setiba di Pulau Galang.. kami menuju vihara kecil Theravada bersiap2 untuk lunch dahulu karena waktu telah menunjukkan pukul 11, kami bersama2 mendanakan makanan kepada Bhante Vimaladhiro, selanjut kami bersama2 makan siang ... di sekitar vihara.
Setelah santap siang, kami melaksanakan puja bakti yang dipimpin oleh Bhante Vimaladhiro.

Selanjutnya kami menuju ke satu vihara lagi .. masih di pulau Galang, vihara ini bernuansa mahayana... teman2 bertemu dengan sebuah mahluk ... mahluk itu dijuluki .. k-e-r-a ... Ternyata banyak kera-nya di pulau terpencil ini.. yang dulunya menjadi tempat pengungsian orang2 vietnam.

Seusai kami bersantai ria di sana.. kami segera menuju vihara Quan Am Tu.. di dekat pintu gerbang, di sini vihara sudah lebih baik, dan bertemu dengan suhu yang menjaga di sana... Selanjutnya perjalanan kami teruskan.. untuk segera kembali ke pulau Batam
mengarungi beberapa jembatan, setibanya di jembatan yang menghubungkan pulau Rempang dan Batam, kami turun sejenak, untuk melepas kelelahan sambil menikmati pemandangan sebuah jembatan yang kerap dikenal dengan jembatan Barelang.

Kami tiba di vihara Dharma Mulia kira-kira pukul 3 sore... selanjutnya kami kembali ke masing2 rumah, dan menyiapkan diri untuk mengikuti kelas Diskusi Dhamma dengan Bhante Dhammavuddho pukul 19:30.
Keesokan jumatnya, pagi hingga sore Bhante dan rombongan beristirahat di Vihara Dharma Mulia, dan selanjutnya sorenya kembali ke Graha Buddha Manggala, dengan diantar oleh Ibu Susi.


Jumat malam Bhante Jutipanno memimpin Diskusi Dhamma.

Sabtu pagi para bhikkhu melanjutkan dengan pindapata keliling perumahan Baloi Mas Permai dan Anggrek
Permai, para umat Buddha telah mengetahui sebelumnya dari selebaran yang kami bagikan dari rumah ke rumah, sehingga para umat Buddha telah siap sedia di depan
rumah menunggu para bhikkhu berkeliling pindapata.

Pukul 10 Bhante Saddhaviro & Olivia Yunita tiba di Batam, dan bertemu dengan Bhante Dhammavuddho, dan Bhante Jutipanno, saling memberikan salam dan penghormatan ...

Seusai makan siang, para bhante dan rombongan siap sedia untuk berangkat menuju Tanjung Pinang, berkat ketulusan berdana dari Sdr. Akimono, kami terbantu
dengan disediakan 2 minivan, untuk mengangkut rombongan.

3. Kunjungan Bhante Saddhaviro ke Batam 12-13 Januari 2008, Bhante Saddhaviro tiba di Batam bersama dengan Olivia Yunita, dijemput oleh Sdr. Kadim, anumodana kami ucapkan kepada Sdr. Kadim. Dalam rangka sebagai pembicara dalam Dhamma-Talk "Meditasi sbg Gaya Hidup Sehat". Olivia pun juga turut meramaikan Dhamma-talk dengan melantunkan beberapa lagu Buddhis.

Sabtu sore harinya, 12 Januari 2008, pukul 14-16, Romo Suwarno bersama dengan Bhante Saddhaviro dan Olivia Yunita, menuju ke Lapas Barelang.
Kedatangan Olivia ternyata telah ditunggu-tunggu oleh teman di Lapas, dan ini menjadi satu kebahagiaan bagi teman-teman di Lapas, dan Olivia sempat berpikir, apakah teman-teman di Lapas ini wajahnya suram-suram, serem-serem gak ya... Ternyata diluar dugaannya, wajah teman-teman di Lapas nampak sekali cerah, bahagia,... tentu ini berkat bimbingan Dhamma yang telah diberikan selama ini oleh Pembina Agama Buddha di Lapas yaitu Graha Buddha Manggala & MAGABUDHI. Olivia bernyanyi bersama-sama, tak terlewat juga lagu favorit teman2 di lapas, juga direquest .. yaitu lagu berjudul "Tekad Siswa Sang Buddha", suasana riang gembira, teman2 Buddhis di Lapas bersama-sama menyanyikan lagu tersebut dengan Olivia.
Setelah itu Bhante Saddhaviro memberikan ceramah Dhamma dengan topik Membangun Kesadaran, sesuai dengan lagu "Sadarlah" yang sempat dilantunkan oleh Olivia sebelumnya.

Malam harinya, Graha Buddha Manggala kedatangan dua tamu penting, yaitu: Drs. Ponijan Liaw, MBA, MPD, beliau dikenal sebagai sosok moderator yang bagus di Indonesia, dan hal ini terbukti dengan apa yang dibawakan beliau selama Dhamma-Talk, mampu menarik perhatian sejumlah peserta Dhamma-Talk, dan juga Ko Joky, yang merupakan produser lagu-lagu Buddhis "Joky Music Production".
Dhamma-Talk diawali dengan pemaparan oleh Dr. Fisher, Sp.RM dari Rumah Sakit Awal Bros, dokter memaparkan banyak hal tentang apa itu meditasi, manfaatnya dari segi medis klinis, sedangkan Bhante Saddhaviro dari penjelasan kacamata Dhamma.
Sungguh satu paduan yang sempurna, sehingga hal ini menjadi satu pesan penting bagi umat Buddha untuk mengawali tahun 2008, dengan semangat "Back to Nature", kembali ke asalnya, sesuai dengan cara utama yang telah diterapkan dan diajarkan oleh Sang Buddha, yaitu Meditasi. Dengan meditasi inilah yang telah mampu memberikan satu perubahan, satu pencerahan bagi Sang Buddha dalam melihat hidup ini sebagaimana adanya. Harapan Bhante Saddhaviro, adalah semoga meditasi tidak hanya sebatas sebagai upaya bergaya saja, namun benar-benar menjadi praktek nyata, sehingga dengan sendiri akan menjadi sebuah gaya hidup sehat.

4. Peran serta Graha Buddha Manggala dalam turut mensukseskan Seminar "One is One's Own Lord"
Dengan berbekal satu niat untuk bersama-sama memberikan pelayanan bagi Umat Buddha, segenap pengurus dan didukung oleh MAGABUDHI dan PATRIA, Graha Buddha Manggala telah berupaya membantu dalam upaya nyata mewujudkan kesuksesan yang luar biasa yang telah dicapai oleh teman-teman mahasiswa Buddhis yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Buddha Universitas Internasional Batam, yaitu telah mampu mencapai target peserta 720 orang, dan bersama-sama telah menanamkan nilai sebuah demokrasi, sebuah wawasan yang tak dibatasi oleh sektarian, sehingga sebagai mahasiswa mampu menaungi, melayani seluruh umat Buddha.


Sebagai wujud pelayanan pula, kami selaku Distributor tunggal JOKY Music Production, juga turut hadir di seminar ini, dengan membuka Bursa Buddhis, yang menyediakan cd-cd lagu Buddhis produksi Joky Music Production.


Malam harinya, Minggu 13 Januari 2008, pukul 22-23, Olivia berkenan mengisi Talk-show di Radio Era Baru 106.5 FM "Berkarya dalam Dhamma sebagai Artis Buddhis Indonesia", bersama-sama dengan Romo Suwarno, sebagai Distributor Tunggal JOKY Music Production di Kepulauan Riau, respon para pendengar Insan Harapan Era Baru ternyata cukup positif dengan hadirnya Olivia memecah keheningan malam, dengan alunan nadanya yang merdu, menyanyikan secara live lagu-lagu Buddhis, talk-show ini sangat spesial, karena dipandu oleh Bpk. Raymond, Program Manager Radio Era Baru, dan isi dari Talkshow ini, nantinya akan dimuat di majalah Sinar Dharma edisi yang akan datang, jadi Don't miss it .... !!!

Semoga upaya bersama ini, mampu membawa manfaat bagi umat Buddha di Kota Batam... mari bersama-sama kita memberikan pelayanan Dhamma terbaik bagi umat Buddha.

Demikianlah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Graha Buddha Manggala, MAGABUDHI dan PATRIA, satu bulan tak terasa telah kita lalui di tahun 2008, dalam hitungan hari... suasana keceriaan dalam menyambut Imlek akan segera hadir... nantikan kegiatan-kegiatan kami, jangan pernah lewatkan !!!

Semoga semua mahluk hidup berbahagia.

Friday, 28 December 2007

Potret Kegiatan Desember 2007



Setahun telah berlalu, perjalanan kami dalam melayani umat Buddha di Kota Batam di tahun 2007, telah usai… Kini akan memasuki lembaran baru yakni lembaran tahun 2008.
Di bulan Desember 2007, kami telah mengadakan sejumlah kegiatan diantaranya:



1. Ceramah Dhamma oleh Bhante Thitayanno, pada hari Rabu, 5 Desember 2007, pukul 19:30 - 21:00 WIB

2. Diskusi Dhamma bersama Bhante Thitayanno, Bhante Santaviro, dan Bhante Vimaladhiro, pada hari Kamis, 6 Desember 2007, pukul 19:30 – 21:00 WIB

3. Latihan Meditasi bersama Bhante Thitayanno, pada hari Jumat, 7 Desember 2007, pukul 19:30 – 21:00 WIB




4. Pelantikan DPC Pemuda Theravada Indonesia Kota Batam, oleh Ketua DPD PATRIA Kepri, Sdr. Ishak, dan dihadiri oleh Ketua DPP PATRIA, Sdr. Tanagus.
Di bawah kepemimpinan Sdr. Aan dan Lie Hian, pemuda-pemudi Buddhis di Kota Batam mulai kuat mengakar, dan siap menaungi, siap memberikan panen buah kebajikan bagi umat Buddha di Kota Batam. Demikian dengan semangat pemuda ... "Jangan bimbang .. Jangan Ragu ..." untuk terus maju, maju dalam pengabdian dan pengembangan batin sesuai dengan Ajaran Buddha berdasar pada Kitab Suci TIPITAKA PALI.


5. Perayaan KATHINA PUJA 2551 BE (Sangha-Dana) di Lapas Barelang, Sabtu, 8 Desember 2007, pukul 14:00 – 16:30 WIB bersama Bhante Atimedho, Bhante Thitayanno, Bhante Khemanando, Bhante Santaviro, dan Bhante Vimaladhiro.
Suasana hening, khidmat... teman2 Buddhis di Lapas mengikuti rangkaian Kathina Puja, alunan bait Paritta Suci terdengar khidmat dan lantang, kemudian dilanjutkan dengan perenungan Nidhikandha Sutta, perenungan akan manfaat mengumpulkan harta kebajikan, selanjutnya meditasi yang dibimbing oleh Bhante Thitayanno, dan Dhammadesana oleh Bhante Atimedho selaku Padesanayaka Wilayah Kepulauan Riau.
Puncak acara Perayaan Kathina Puja diakhiri dengan melakukan Sangha-Dana berupa jubah bhikkhu, yang diserahkan kepada lima bhikkhu yang mewakili Sangha Theravada Indonesia.


6. Pindapata di Perumahan Baloi Mas Permai dan Anggrek Permai, pada hari Minggu, 9 Desember 2007, pukul 08:00 – 09:00 bersama Bhante Khemanando, Bhante Santaviro, dan Bhante Vimaladhiro. Para umat Buddha dan siswa/i Sekolah Minggu Buddhis yang tinggal di sekeliling perumahan ternyata sangat antusias sekali, dengan hormat mereka menyerahkan dana makanan kepada para bhikkhu, dan melakukan anjali sembari memberikan penghormatan. Setelah itu para umat melakukan pelimpahan jasa, sebagai wujud bakti kepada para leluhur dan semua mahluk untuk turut berbahagia atas kebajikan yang telah baru saja mereka lakukan dalam kegiatan Pindapata.


7. Perayaan KATHINA PUJA 2551 BE (Sangha-Dana) di Sekolah Minggu Buddhis, Minggu, 9 Desember 2007, pukul 09:30 – 11:00. Suasana ceria nampak di wajah siswa/i sekolah Minggu Buddhis, sangat jarang sekali mereka menjumpai para bhikkhu, apalagi memberikan dana jubah secara langsung. Dengan didampingi para orang tua, mereka melaksanakan Sangha-Dana dengan khidmat.
Setelah itu mereka menikmati hiburan Nyanyian Lagu Buddhis bersama artis Buddhis, CANDANI.


8. Perayaan KATHINA PUJA 2551 BE (Sangha-Dana) untuk Umum, Minggu, 9 Desember 2007, pukul 18:00 – 21:00 WIB. Acara dimulai pukul 18:00 saat petang hari ... dibuka dengan nyanyian dari Trio Cilik Sekolah Minggu Buddhis, lalu Paduan Suara dari teman2 PATRIA, tak lama kemudian bintang utama yang merupakan Artis Buddhis Indonesia muncul, yaitu: OLIVIA YUNITA dan CANDANI. Olivia kerap dipanggil Oliv dengan merdu membawakan lagu ”Terima Kasih Buddha”, lalu Candani dengan album terbarunya ”BersamaMu”. Umat yang hadir mencapai kurang lebih 200 umat, mereka duduk sambil menyantap dinner, menikmati lagu2 Buddhis yang dinyanyikan oleh dua artis tenar tersebut.
Dipojok belakang juga telah disediakan counter Buddhist Shop atau Bursa Buddhis yang menjual aneka CD-CD lagu Buddhis, CD Ceramah Dhamma, aneka pernik2 Buddhis.

Tak lama kemudian waktu menunjukkan pukul 19:00, tiba saatnya Perayaan KATHINA PUJA dimulai.. walaupun ada sedikit kendala teknis, akhirnya dapat teratasi ... perayaan diikuti dengan khidmat oleh para umat Buddha. Pada sesi Dhammadesana yang diisi oleh Bhante Thitayanno, para umat menyimak dengan baik, Bhante menjelaskan asal-usul Kathina.
Tiba saatnya umat melaksanakan Sangha-Dana, dengan penuh semangat para umat berbaris untuk menyerahkan Sangha-Dana berupa jubah, obat-obatan, dan dana materi guna menyokong kehidupan para anggota Sangha Theravada Indonesia, yang mana diwakili oleh lima bhikkhu yaitu: Bhante Atimedho, Bhante Thitayanno, Bhante Khemanando, Bhante Santaviro dan Bhante Vimaladhiro.
Para umat Buddha menyampaikan banyak terima kasih dan SUKSESSS !!! kepada kami semua para panitia Perayaan Kathina yang terdiri dari: Dayaka Sabha Graha Buddha Manggala, MAGABUDHI dan PATRIA.


9. Kuliah Agama Buddha dibawakan oleh Bhante Khemanando di Kampus UIB (Senin, 10 Desember 2007). Bhante menyampaikan topik sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan di kampus UIB. Dengan kehadiran Bhante Khemanando di Kampus UIB, dan memberikan Dhamma-Class tentu memberikan suasana yang berbeda bagi Mahasiswa/i Buddhis, mereka menjadi lebih kenal sosok seorang bhikkhu seperti apa, dan bisa langsung mendengar dan berdiskusi Dhamma dengan seorang Bhikkhu.










10. Di akhir bulan Desember 2007, ternyata Graha Buddha Manggala & Vihara Dharma Mulia masih memberikan kesempatan yang sangat baik bagi Umat Buddha untuk menanam kebajikan, melalui mengikuti Ceramah Dhamma, Diskusi Dhamma dan Latihan Meditasi bersama Bhante Guttadhammo. Bhante dengan style-nya yang santai dan penuh tawa... beliau mampu menyampaikan uraian Dhamma dengan menarik dan mengena.

11. Kunjungan Kasih ke General Hospital, Bhante Guttadhammo bersama rombongan melakukan kunjungan kasih ke General Hospital, untuk membacakan Paritta Kesembuhan bagi Ibu Lenny (istri Bapak David Ricardo). Semoga dengan kekuatan Keyakinan pada Sang Tiratana (Buddha-Dhamma-Sangha) dan kekuatan Kebajikan yang telah dilakukan oleh Ibu Lenny dan Keluarga, semoga membuahkan kesembuhan, semoga mendapatkan obat, dokter, dan perawatan yang baik, sehingga cepat sembuh dan pulih kembali, serta dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala, dan terus memberikan pengabdian kepada Buddha-Sasana.

Demikian rangkaian acara di penghujung tahun 2007 ... Selamat tinggal tahun 2007 ... Selamat Datang tahun 2008 ...

Mari kita buka lembaran baru di tahun 2008, mari kita isi lembaran baru tersebut dengan aneka kegiatan positif bagi diri kita, keluarga, dan masyarakat dengan selalu menyimak, dan berpartisipasi aktif di dalam Buddha-Sasana, yaitu tepatnya di Graha Buddha Manggala, yang diharapkan dapat menjadi satu wadah bagi umat Buddha di Kota Batam untuk melatih diri dalam Pengendalian dan Kebajikan guna mengantarkan kita semua ke Pantai Bahagia.... sadhu-sadhu-sadhu....

Sampai jumpa di tahun 2008 ...
Dan dicatat baik2.. karena di awal tahun 2008.. ternyata Graha Buddha Manggala telah menyiapkan segudang acara yang penuh dengan muatan Dhamma yaitu:
1. tgl 8 - 12 Januari 2008 bersama Bhante Dhammavudho dan Bhante Jutipanno.
2. tgl 12 - 13 Januari 2008 bersama Bhante Saddhaviro & Dr. Fisher, Sp.RM.
3. tgl 13 Januari 2008 bersama Andrie Wongso

Semoga semua mahluk berbahagia !!!