Wednesday, 15 October 2008

Potret Pembangunan Oktober 2008

Namo Buddhaya,

Berikut kami coba update berita progress pembangunan yang sedang berjalan di bulan Oktober ini, antara lain:
1. Pemasangan Soundsystem Dhammasala dengan 8 buah speaker TOA, dan 2 buah tambahan diletakkan di ruang Serba Guna sehingga seluruh umat bisa turut mendengarkan.



2. Pemasangan plafon gypsum, instalasi listrik, dan pintu-jendela kaca untuk Ruang Sekretariatan, Ruang Klinik dan Ruang Perpustakaan.



3. Pemasangan keramik untuk altar Puja dan altar Buddha-rupang. Kami menggunakan warna kuning emas, dengan corak kotak-kotak kecil, sehingga dari kejauhan akan bersinar terang.



Berikut progress pemasangan keramik yang telah hampir usai.. nampak sekali kesan berkilau, yang nantinya diharapkan para Umat Buddha dapat termotivasi untuk lebih giat "menyenangi" belajar Dhamma. Dengan ukuran sbb:
a. Altar Puja = 107 cm x 450cm x 88 cm (panjang x lebar x tinggi)
b. Altar Buddha-rupang = 255 cm x 450 cm x 108 cm (panjang x lebar x tinggi)




4. Pemasangan Paving dan Grass Block.
Kami targetkan untuk menyelesaikan pemasangan grass block di halaman depan vihara, di mana kami telah lakukan perataan tanah pada pertengahan Oktober ini.



Selanjutnya kami juga telah melakukan perataan tanah di halaman belakang vihara, sehingga nantinya akan bisa terpasang Paving block mengelilingi bangunan Vihara, sehingga akan menjadi lebih leluasa untuk parkir kendaraan, ataupun berjalan kaki.



Kami senantiasa membuka selebar-lebarnya kotak dana guna menjadikan ladang bagi kita untuk melatih diri dalam mengikis kemelekatan dan kepedulian pada sesama dan Buddha-Dhamma, dengan nomor rekening Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala sebagai berikut:

Bank Central Asia (BCA) Cabang Batam Centre
Nomor Rek. : 8210026038
Atas Nama : DJARMIN SUGIANTO / SANTOSO

Bukti transfer dapat di fax pada nomor 0778-472163
atau email langsung : swliang@yahoo.com dan djarmin_anp@yahoo.com
atau sms ke nomor : 08127020450 (PMd. Suwarno - Ketua Umum Pembangunan) atau 0811697559 (Upc. Heriyani - Bendahara)

Adapun Dana yang telah kami terima sampai per tanggal 29 Oktober 2008
adalah sebagai berikut:
1. Kas Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala Rp. 10.000.000,-
2. 17-Aug-08 Nur. Mariani Rp. 100,000
3. 19-Aug-08 Toni Rp. 100,000
4. 20-Aug-08 Suryanto Rp. 100,000
5. 20-Aug-08 Tjahjono Wijaya Rp. 2,000,008
6. 21-Aug-08 Nelly Winata Rp. 30,000
7. 21-Aug-08 Susan Iriana Rp. 50,555
8. 22-Aug-08 Hendra Rp. 50,008
9. 25-Aug-08 Agus Salim Rp. 100,008
10. 25-Aug-08 Dicky S Rp. 100,008
11. 25-Aug-08 NN Rp. 300,000
12. 25-Aug-08 Jong Henky Rp. 20,008
13. 25-Aug-08 Tjhia Jhohan Rp. 200,000
14. 25-Aug-08 Yeni Lauw (Indriana Wongso) Rp. 150,009
15. 27-Aug-08 Lim Rudi Rp. 200,000
16. 28-Aug-08 Yulianty Rp. 100,000
17. 29-Aug-08 Susianti Ng (Indriana Wongso) Rp. 200,000
18. 29-Aug-08 Sutedio (Indriana Wongso) Rp. 200,000
19. 02-Sep-08 Dr. Hery Rp. 1,000,000
20. 02-Sep-08 Lie Fera Mulyadi Rp. 200,000
21. 02-Sep-08 Santi Widjaya Oei Rp. 100,000
22. 03-Sep-08 Melati Rp. 50,000
23. 03-Sep-08 Lim Lopie Rp. 100,000
24. 03-Sep-08 Younky Sunjaya Rp. 100,000
25. 04-Sep-08 Hendy Rp. 200,000
26. 04-Sep-08 Ng Herry Rp. 900,000
27. 04-Sep-08 Santoso Rp. 550,000
28. 04-Sep-08 Kelvin, Dara S, dan Ryan Rp. 1,000,000
29. 04-Sep-08 Ar.Ali, Ahun, Yeo Vinco & Yeo Rinco (masing @S$50 x Rp. 6.440,- ) Rp. 1,288,000
30. 05-Sep-08 NN Rp. 1,000,000
31. 05-Sep-08 Linda Rp. 2,500,000
32. 05-Sep-08 Inge Lies Rp. 100,000
33. 08-Sep-08 Susanto Rusli Lim Rp. 500,000
34. 09-Sep-08 Dr. Fisher Iwan, Sp.RM Rp. 100,000
35. 10-Sep-08 Diana Kwan Rp. 200,000
36. 10-Sep-08 Jaya Rp. 300,002
37. 10-Sep-08 Dewi Suarni Rp. 100,000
38. 10-Sep-08 Dr. Mariaman Rp. 5,000,000
39. 10-Sep-08 Klinik Medilab Rp. 10,000,000
40. 11-Sep-08 Hendra Rp. 100,008
41. 12-Sep-08 Edi-Medan Rp. 50,001
42. 16-Sep-08 Soanny Wangsadirej Rp. 100,000
43. 17-Sep-08 Herry Subrata Rp. 500,000
44. 18-Sep-08 Santoso Rp. 200,000
45. 18-Sep-08 Rosilawaty Rp. 50,000
46. 19-Sep-08 Alm. Go Gwat Kin Rp. 200,000
47. 26-Sep-08 Masyati Rp. 500,000
48. 29-Sep-08 Tiwi Erwan dkk Rp. 1,700,000
49. 30-Sep-08 Erwan Susanto Rp. 5,000,000
50. 04-Okt-08 Rina Rp. 150,000
51. 04-Okt-08 Kartika Rp. 100,000
52. 04-Okt-08 Bhikkhu Thitayanno Rp. 367,000
53. 06-Okt-08 Dr. Fisher Iwan, Sp.RM Rp. 100,000
54. 08-Okt-08 Toni Rp. 150,000
55. 08-Okt-08 Nelly Winata Rp. 20,000
56. 10-Okt-08 Sinly Rp. 1,000,000
57. 13-Okt-08 NN Batam Rp. 15,000,000
58. 16-Okt-08 Neli Rp. 50,000
59. 16-Okt-08 Alm. Lo Sin Ngen Rp. 100,000
60. 16-Okt-08 Almh. Tan Im Nio Rp. 100,000
61. 16-Okt-08 Lo Tong Liang Rp. 150,000
62. 16-Okt-08 Tan Kauw Nio Rp. 150,000
63. 16-Okt-08 Dewi Suarni Rp. 100,000
64. 21-Okt-08 Gunawan Wijaya Rp. 1,000,000
65. 21-Okt-08 Hendra Rp. 50,008
66. 26-Okt-08 Ibu Ratna dkk S$180 dan Rp. 230,000
67. 26-Okt-08 Herry Wee S$75
68. 27-Okt-08 Henderi Rp. 1,700,000
69. 27-Okt-08 Kadim Rp. 300,000
70. 27-Okt-08 Suyati Rp. 1,000,000
71. 28-Okt-08 Yuliana Lie Panna Rp. 200,000
72. 28-Okt-08 Djohan Rp. 10,000,000
73. Siapa menyusul ...

Jadi total Dana yang terkumpul adalah Rp. 79.705.623,- dan S$255
yang telah dan akan kami pergunakan untuk beberapa proyek sekaligus di bulan Oktober adalah:
1. Pemasangan Grass dan Paving Block, perkiraan biaya Rp. 59 juta.
2. Pemasangan Gypsum, Pintu dan Jendela Alumunium-Kaca untuk Ruang Sekretariat, Klinik dan Perpustakaan S$2.285,- dan Rp. 6.780.000,-
3. Instalasi Listrik untuk Dhammasala, Sekretariat, Klinik, Perpustakaan dan Ruang Serba Guna
4. Pembelian material2 bangunan untuk pemasangan keramik Altar di Dhammasala
5. Pembelian cat tembok dinding luar dan dalam
6. Pemasangan spandek untuk Wisma Dayaka, supaya air hujan tidak masuk ke dalam
7. Penanaman Rumput Gajah di halaman depan, tepatnya di sela2 Grass Block.

Salam metta,
Panitia Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala


Monday, 6 October 2008

Potret Pembangunan September 2008

Namo Buddhaya,

Pada bulan September ini, kami mengerjakan beberapa proyek sekaligus, dan kami mengalokasikan sejumlah dana yang tidak sedikit, diantaranya:
1. Pengerjaan Keramik Teras dan Tangga Menuju Dhammasala


2. Penyelesaian Pemasangan Keramik Dhammasala Utama


3. Pemasangan Tangki air dan Pompa air


4. Pengecatan Dinding Luar Dhammasala



5. Pemasangan Plafon dan Partisi Gypsum untuk Ruang Sekretariat Dayaka dan Poliklinik, dan pemasangan Plafon Gypsum untuk Perpustakaan



Kami senantiasa membuka selebar-lebarnya kotak dana guna menjadikan ladang bagi kita untuk melatih diri dalam mengikis kemelekatan dan kepedulian pada sesama dan Buddha-Dhamma, dengan nomor rekening Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala sebagai berikut:

Bank Central Asia (BCA) Cabang Batam Centre
Nomor Rek. : 8210026038
Atas Nama : DJARMIN SUGIANTO / SANTOSO

Bukti transfer dapat di fax pada nomor 0778-472163
atau email langsung : swliang@yahoo.com dan djarmin_anp@yahoo.com
atau sms ke nomor : 08127020450 (PMd. Suwarno - Ketua Umum Pembangunan) atau 0811697559 (Upc. Heriyani - Bendahara)

Salam metta,
Panitia Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala

Potret Pembangunan Agustus 2008

Namo Buddhaya,

Berikut kami laporkan progress di bulan Agustus,
1. Pengacian dinding luar Dhammasala telah usai, jadi menunggu langkah berikutnya untuk melakukan pengecatan dinding luar Dhammasala.



2. Pemasangan Keramik Lantai Ruang Serba Guna yang terletak persis di bawah Dhammasala Utama, di mana nantinya Ruang Serba Guna ini dapat dimanfaatkan untuk aneka ragam kegiatan seperti: ulang tahun bersama, pentas seni, dan kedepannya akan diupayakan fasilitas olah raga tennis meja dan bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk rapat RT/RW.


Pada pertengahan Agustus pengerjaan keramik lantai Ruang Serba Guna telah rampung. Terima kasih kami haturkan kepada Bpk. Djohan yang telah berdana dengan tulus-ikhlas bagi Vihara Grha Buddha Manggala berupa dana keramik dan pemasangannya.



3. Dhammasala Utama juga sedang digarap pemasangan keramik lantai-nya setelah usai pemasangan plafon.


Hingga bulan Agustus ini terus berjalan pemasangan keramik Dhammasala Utama, untuk kedua kalinya kami haturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Bpk. Djohan atas dana keramik Dhammasala Utama, keramik Ruang Serba Guna, dan plafon Dhammasala Utama. Anumodana atas kebajikan yang telah dilakukan ini, semoga membawa manfaat kebahagiaan dan kesejahteraan bagi Bpk. Djohan dan keluarga, tentunya bagi kita semua umat Buddha akan mendapatkan manfaat pula dengan semakin baiknya fasilitas bagi kita untuk lebih melatih diri dalam belajar Buddha-Dhamma.



Kami senantiasa membuka selebar-lebarnya kotak dana guna menjadikan ladang bagi kita untuk melatih diri dalam mengikis kemelekatan dan kepedulian pada sesama dan Buddha-Dhamma, dengan nomor rekening Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala sebagai berikut:

Bank Central Asia (BCA) Cabang Batam Centre
Nomor Rek. : 8210026038
Atas Nama : DJARMIN SUGIANTO / SANTOSO

Bukti transfer dapat di fax pada nomor 0778-472163
atau email langsung : swliang@yahoo.com dan djarmin_anp@yahoo.com
atau sms ke nomor : 08127020450 (PMd. Suwarno - Ketua Umum Pembangunan) atau 0811697559 (Upc. Heriyani - Bendahara)

Salam metta,
Panitia Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala


Potret Pembangunan Juli 2008


Namo Buddhaya,

Pembangunan di bulan Juli, kami meneruskan upaya untuk merampungkan pemasangan Plafon Gypsum Dhammasala Utama.


Dan kami melanjutkan melakukan pengacian dinding luar Dhammasala.



Kami senantiasa membuka selebar-lebarnya kotak dana guna menjadikan ladang bagi kita untuk melatih diri dalam mengikis kemelekatan dan kepedulian pada sesama dan Buddha-Dhamma, dengan nomor rekening Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala sebagai berikut:

Bank Central Asia (BCA) Cabang Batam Centre
Nomor Rek. : 8210026038
Atas Nama : DJARMIN SUGIANTO / SANTOSO

Bukti transfer dapat di fax pada nomor 0778-472163
atau email langsung : swliang@yahoo.com dan djarmin_anp@yahoo.com
atau sms ke nomor : 08127020450 (PMd. Suwarno - Ketua Umum Pembangunan) atau 0811697559 (Upc. Heriyani - Bendahara)

Salam metta,
Panitia Pembangunan Vihara Grha Buddha Manggala

Tuesday, 30 September 2008

Agenda di Bulan Oktober 2008


Namo Buddhaya,

Di bulan Oktober 2008 ini, para bhikkhu akan segera mengakhiri masa Vassa, tepatnya pada tanggal 14 Oktober 2008 ini, kini tiba saatnya para Umat Buddha dapat bertemu kembali dengan para bhikkhu dan melakukan Kathina-Dana sebagai wujud bakti Umat Buddha dalam menyokong Sangha demi tugas mulia mereka yaitu Melatih Diri untuk merealisasi Nibbana, dan Pelestarian Buddha-Dhamma.


Vihara Grha Buddha Manggala bekerja sama dengan sejumlah vihara di Kepulauan Riau dalam menyambut Bulan Kathina, secara spesial mempersembahkan Kesempatan yang Mulia nan Luhur bagi para Umat Buddha yaitu dengan menyelenggarakan aneka kegiatan di bulan Oktober 2008 ini, antara lain :

1. Puja Bakti Umum
Hari / Tanggal : Rabu, 22 Oktober 2008
Pukul : 19:30 - 21:00
Tempat : Vihara Grha Buddha Manggala
Penceramah : Bhikkhu Atimedho/Bhikkhu Cittagutto

2. Perayaan Kathina Puja di Lapas Barelang
Hari / Tanggal : Sabtu, 25 Oktober 2008
Pukul : 14:00 - 16:00 WIB
Tempat : Cetiya Dhamma Manggala - Lapas Barelang
Dihadiri oleh : Bhikkhu Atimedho Thera, Bhikkhu Cittagutto Thera, Bhikkhu Vimaladhiro, Bhikkhu Indaguno

3. Perayaan Kathina Puja Sekolah Minggu Buddhis
Hari / Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2008
Pukul : 09:30 - 11:00 WIB
Tempat : Vihara Grha Buddha Manggala
Dihadiri oleh : Bhikkhu Atimedho Thera, Bhikkhu Cittagutto Thera, Bhikkhu Vimaladhiro, Bhikkhu Indaguno
Dimeriahkan oleh : Meicie Widjaja (artis Buddhis senior "Joky" Music Production)


4. Pentas Kesenian Buddhis & Dinner Bersama
Hari / Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2008
Pukul : 17:00 - 19:00 WIB
Tempat : Vihara Grha Buddha Manggala
Penampilan oleh :
1. Siswa-siswi Sekolah Minggu Buddhis
2. Pemuda Theravada Indonesia
3. Meicie Widjaja (artis Buddhis senior "Joky" Music Production)


5. Puncak Perayaan Kathina Puja 2542 BE
Hari / Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2008
Pukul : 19:00 - 21:00 WIB
Tempat : Vihara Grha Buddha Manggala
Dihadiri oleh : Bhikkhu Atimedho Thera, Bhikkhu Cittagutto Thera, Bhikkhu Vimaladhiro, Bhikkhu Indaguno


Bapak / Ibu / Saudara-i se-Dhamma dapat turut berpartisipasi dalam Perayaan Kathina Puja di Vihara Grha Buddha Manggala dengan mempersembahkan Kathina-Dana yang telah kami siapkan sebagai berikut:
1. Paket Jubah Lengkap, Rp. 350.000,-
2. Paket Jubah Dalam, Rp. 180.000,-
3. Kebutuhan Bhikkhu (peralatan mandi-sabun-sikat gigi-pasta gigi,alat cukur,jarum dan benang), Rp. 50.000,-
4. Obat-obatan, Rp. 20.000,-

Dapatkan kupon Paket Dana dengan menghubungi:
1. Erwan - 08127050999
2. Meri - 08566710006
3. Daniel - 08566669209
4. Aan - 081372588966
5. Suparman - 085272484241

Semoga ajakan mulia ini dapat menjadi motivasi bagi munculnya niat mulia dalam batin masing-masing, sehingga turut tergerak untuk melaksanakan Kathina-Dana secara bersama-sama di Vihara Grha Buddha Manggala.


Salam metta
Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala

Monday, 29 September 2008

Potret Kegiatan September 2008

Namo Buddhaya

Bulan September telah kami lalui dengan baik, upaya memberikan pelayanan Dhamma kepada umat Buddha senantiasa kami junjung.

Berikut kami laporkan sejumlah kegiatan yang telah kami laksanakan di bulan September 2008.
1. Menghadiri Acara Dimulainya Pembangunan Sekolah Bodhidharma, Senin, 1 September 2008
Sebagai kalyana-mitta dalam pengembangan Buddha-Sasana, sungguh satu kebahagiaan, telah dimulainya pembangunan sebuah sekolah Buddhis yang nantinya akan menampung generasi muda Buddhis, untuk mengenyam pendidikan formal yang sejalan dengan nilai2 Buddhis.
Kami dari Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala, mengucapkan anumodana (turut berbahagia) dan memberikan pengharapan luhur, semoga pembangunan sekolah Bodhidharma dapat berjalan lancar, dan segera beroperasi, semoga kesuksesan selalu melimpah.



2. Puja Bakti Rutin Setiap Rabu, 3 September 2008
Di kesempatan yang pas dan baik, di mana pada puja bakti rutin, sangat kebetulan sekali, Bhante Thitayanno yang dikarenakan tertinggal pesawat menuju Pontianak, oleh karenanya beliau bermalam di Vihara dulu, dan menjadi satu hal yang baik, karena para umat yang hadir pada Puja Bakti Rutin dapat mendengarkan uraian Dhamma dari Bhante Thitayanno.




3. Siraman Rohani di Lapas Barelang, Sabtu, 6 September 2008
Mulai bulan September 2008, pembinaan Siraman Rohani melibatkan lebih intensif para Guru Agama Buddha di Vihara Grha Buddha Manggala sehingga dapat menjadikan satu wadah bagi para guru untuk melatih diri dalam sharing pengetahuan Dhamma kepada para teman2 di Lapas, begitu pula dengan beberapa rekan di dalam Struktur Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala yang telah terdaftar sebagai Pembina Umat Buddha Lapas Barelang turut aktif dalam mengisi sesi Ceramah ataupun Diskusi.

Seperti berikut, Upc. Jumadi Kiran selaku Ketua Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala, memimpin Diskusi Dhamma bersama Umat Buddha di Lapas.



Seperti berikut pula, Dr. Fisher Iwan, Sp.RM selaku Wakil Ketua 1 Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala, turut memberikan sharing materi Manfaat Meditasi dan Hidup Sehat, hal ini menjadi satu topik menarik, di mana teman2 sangat antusias bertanya bagaimana pola hidup sehat dalam lapas, yang jelas2 kondisi di dalam lapas sangat minim, pesan Dokter Fisher, mulailah dari diri sendiri untuk hidup sehat, dengan cara bersihkan badan teratur, membersihkan tempat tidur dengan rutin serta tidak lupa untuk menjemurnya.
Juga menjadi satu kesempatan yang baik, bagi teman2 Buddhis yang wanita dapat berjumpa dengan Dr. Imelda, istri dari Dr. Fisher Iwan, Sp.RM, mereka melakukan konsultasi pribadi.



4. Penyuluhan Dhammaduta se-Kota Batam, Sabtu, 20 September 2008
Sesuai dengan program yang telah disusun oleh Lembaga Pembinaan Keagamaan Buddha Kota Batam, Bpk. Sudir, S.Pd selaku Ketua, dan dibantu oleh PMd. Suwarno, ST. selaku Sekretaris mencoba menyusun agenda perdana dari lembaga yang baru dibentuk ini, yaitu dengan mengadakan Penyuluhan Dhammaduta, untuk memberikan bekal bagi para Dhammaduta untuk lebih memiliki pengertian yang mendasar Bagaimana menjadi Dhammaduta yang Sejati.



Bapak Sudir, S.Pd selaku ketua mengawali dengan Laporan Kegiatan Penyuluhan Dhammaduta ini, di mana adalah satu kewajiban bersama untuk melayani umat Buddha se-kota Batam yang memiliki keragaman mazhab/sekte, di mana Batam cukup dikenal sebagai kota yang memiliki populasi penduduk beragama Buddha yang cukup tinggi, sehingga hal ini menjadi satu kewajiban para Dhammaduta untuk membina umat Buddha melaksanakan nilai-nilai ajaran Buddha dengan baik, sesuai dengan Kitab Suci Agama Buddha yaitu Tipitaka.



Acara dibuka oleh Bapak Asmin Patros, SH., M.Hum, yang mana beliau juga merupakan seorang aktivis Buddhis yang duduk sebagai anggota DPRD Kota Batam, beliau memberikan semangat kepada para Dhammaduta untuk terus mengembangkan diri demi kemajuan diri sendiri, dan tentunya wajib diaktualisasikan dalam pengembangan Agama Buddha di masyarakat. Apalagi saat ini perkembangan Agama Buddha bisa dikatakan "perlu" mendapat satu perhatian khususnya di Kota Batam, di mana peranan Dhammaduta akan sangat memegang peranan penting dalam melayani umat Buddha itu sendiri, jangan sampai umat Buddha dilayani oleh pihak lain.
Selanjutnya acara penyematan tanda peserta oleh sejumlah sesepuh/tokoh Buddhis di Kota Batam seperti: Bpk. Rudi Tan, Bpk. Acui, Bpk. Asmin Patros, dan PMd. Santoso.

Ada tiga pembicara diantaranya:
a. Bhikkhu Thitayanno mewakili dari Bhikkhu Sangha
Topik : "Agama Buddha dan Misionarisme"
Bhante menguraikan bagaimana asal muasal Dhammaduta, dan kapan dimulainya misi pengembangan Dhamma dilakukan oleh para murid Sang Buddha Gotama sesuai dengan acuan dari Tipitaka. Ada satu pertanyaan menarik yang dilontarkan oleh salah seorang peserta yaitu: Bpk. Lasiman, S.Ag dan Bpk. Marsudi, S.Ag, bagaimana kita bisa menjadi Dhammaduta, sedangkan kami para umat awam masih belum mencapai kesucian, apakah bukan berarti kami orang buta yang menuntun orang buta. Bhante dengan bijaksana menjawab, Bhante pun juga belum mencapai kesucian, namun hendaknya kita yang mengetahui Dhamma itu indah, Dhamma itu baik apabila dilaksanakan, tentu akan menjadi sangat baik sekali apabila Dhamma itu kita bagi dengan sesama demi kebahagiaan dan kesejahteraan bersama.



b. PMd. Suwarno, ST mewakili dari Pandita
Topik : "Teknik Dhammadesana"
Romo Pandita Suwarno dalam uraiannya yang singkat tentang Teknik Dhammadesana yang mengacu pada salah satu artikel Dhamma yang ditulis oleh Bhante Uttamo, bahwa pada intinya seorang Dhammaduta dalam memberikan uraian Dhamma hendaknya fokus pada satu tujuan, memberikan muatan isi yang sarat dengan Dhamma dan mengacu pada Tipitaka, serta membuat bagaimana peserta dapat memahaminya dengan baik, bukan asal selesai/jadi.

c. Dr. Fisher Iwan, Sp.RM mewakili Praktisi Buddhis
Topik : "Meditasi dan Kesehatan"
Dokter Fisher dengan gayanya yang santai dan humoris, membuat suasana ngantuk dan lapar karena sudah mendekati jam makan siang, memberikan pemaparan yang mudah dipahami oleh peserta, tentang bagaimana meditasi dari sudut pandang medis, bagaimana praktisi meditasi bisa melatih meditasi dengan benar, apa saja guide-nya, dan tentunya apa manfaat meditasi dari segi medis. Hal ini menjadi sangat penting bagi para Dhammaduta supaya memiliki wawasan lebih tentang meditasi dengan ditinjau dari segi medis, sehingga kelak dapat menjawab tantangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang kian maju, sedang meditasi itu sendiri menjadi INTI ajaran Para Buddha, bagaimana seorang Dhammaduta dapat selalu mengutamakan dan mengajak para umat Buddha untuk mengikuti jalan Sang Buddha dalam merealisasikan Nibbana yaitu dengan membiasakan meditasi dalam praktek sehari-hari.



4. Pelatihan / Orientasi Pandita Tingkat Propinsi Kepulauan Riau, 26-28 September 2008
Bapak Widya Wimamsidi, S.Ag, M.Pd selaku Bimas Buddha Prop. Kepri mengemban satu tugas yang mulia, dengan satu tujuan yang mulia, mencoba mengajak para Pandita di Kepri untuk berkumpul bersama, mengasah kembali ilmu serta konsolidasi para pandita Agama Buddha se-Kepulauan Riau, dengan dihadiri sejumlah perwakilan yaitu:
1. Kabupaten Bintan
2. Kabupaten Natuna
3. Kabupaten Lingga
4. Kabupaten Karimun
5. Kota Batam
6. Kota Tanjung Pinang
Perwakilan yang hadir dari beberapa majelis dan non-majelis yaitu:
1. Majelis Buddhayana Indonesia
2. Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia
3. Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia
4. Pembimas Buddha tingkat Kabupaten dan Kota
5. Guru Agama Buddha di Kepri
6. Aktivis Buddhis tingkat Kabupaten



Acara dibuka oleh Kepala Kanwil Depag Kepri Bapak Drs. H. Razali, beliau memaparkan materi berkaitan dengan Pengembangan Pembinaan Agama, di mana beliau merasa sangat senang dapat dibantu oleh para Pandita dalam membangun masyarakat Kepri yang agamis.

Selanjutnya pemaparan oleh Kabag TU Kanwil Depag Kepri Bapak Drs. H. Handarlin mengupas tentang SKB Mentri Agama dan Mentri Dalam Negri.

Kemudian pemaparan tentang Sila dan Etika Pandita oleh Romo PMd. Dwi Prayitno, hal ini menjadi satu ajang membuka wacana baru bagi para peserta, di mana peserta dari sejumlah majelis menjadi memiliki pengetahuan tambahan, bahwa tiap Pandita wajib menjunjung tinggi Etika Pandita yang telah diucapkan pertama kali saat diangkat menjadi Pandita.

Keesokannya, pada hari Sabtu, PMd. Suwarno, ST hadir sebagai pembicara dengan topik "Efektivitas Pandita dalam Menghadapi Era Globalisasi".
Dengan menggunakan animasi yang menarik, Romo Pandita Muda Suwarno mencoba mengajak para peserta untuk memahami seperti apakah kondisi masyarakat di era Globalisasi ini, apa maksud dari Era Globalisasi. Cukup antusias dari para peserta menyimak slide-demi-slide, hingga pada sesi tanya jawab banyak sekali pertanyaan yang bermunculan, seputar bagaimana seorang Pandita dapat menyampaikan Dhamma dengan menarik semisal menggunakan slide powerpoint, bagaimana bisa membuat animasi2 sehingga bisa menjelaskan dalam bentuk visualisasi, bahkan pertanyaan melebar, hingga persoalan Penyebutan Salam Namo Buddhaya dan Namo Sanghyang Adi Buddha, Romo Pandita Suwarno, menjelaskan bahwa salam yang baku adalah Namo Buddhaya, namun pertanyaan muncul kembali.. ada dari dua Pandita yang memberikan unek-uneknya... mereka merasa ada konflik dalam batin ketika mengucapkan Namo Sanghyang, bagaimana sebaiknya. Romo Suwarno berusaha menjawab dengan baik dan bijak, bahwasanya penyebutan Namo Sanghyang.. sebagai salam adalah satu kewajaran dan hal yang umum, namun timbulnya konflik batin inilah yang harus diobati, dengan cara mencari tahu apa asal muasal Namo Sanghyang tersebut... dan apa yang menjadi dasar acuannya, apabila hal itu sejalan dengan pemahaman kita, maka tidak menjadi satu masalah untuk diikuti, namun apabila tidak sejalan, adalah pilihan kita untuk melangkah.
Pertanyaan kedua muncul dengan lugas, seorang pandita bertanya... apabila saat ini dia berkecimpung dalam vihara yang berada di bawah naungan satu majelis X, apakah diperkenankan dia bergabung dengan MAGABUDHI, tentu hal ini menjadi satu pertanyaan yang gampang-gampang sulit untuk dijawab, Romo Pandita Muda Suwarno menjawab bahwa secara organisasi dan administrasi-nya akan menjadi sangat sulit dilakukan, kita harus menggunakan Panna kita, bahwa seorang Pandita memiliki satu kewajiban menjaga ketentraman dan ketenangan dalam lingkungan umat Buddha, oleh karenanya apabila dipertimbangkan akan membawa dampak yang kurang baik, maka sebaiknya niat itu dapat ditunda dulu, namun tidaklah menghentikan upaya untuk selalu berkarya dalam Dhamma demi kebaikan umat Buddha, walaupun mereka berbeda majelis, mereka adalah Umat Buddha. Hingga unek2 pribadi dari beberapa pandita disampaikan, banyak sekali dari para peserta yang dulunya adalah berasal dari satu daerah yang dibina oleh MAGABUDHI, namun karena tuntutan pekerjaan mengharuskan mereka "menyeberang". Mereka cukup antusias untuk bergabung ke dalam MAGABUDHI. Besar harapan dari kami yang merupakan anggota MAGABUDHI, menjadi satu kehormatan bagi kami, para pandita bisa bergabung, namun juga menjadi satu kebahagiaan bagi kami, para pandita tetap berkarya dalam majelis masing2 demi Pelestarian Ajaran Buddha di mana pun berada.

Malamnya, Romo Pandita Muda Suni menggantikan Bapak Hengki yang berhalangan hadir untuk mempresentasikan sebuah makalah Membangun Kebersamaan Pengembangan Buddha Dhamma di Kepulauan Riau, dalam pemaparannya, Romo Suni menekankan betapa pentingnya dalam mengembangkan Buddha-Dhamma untuk dapat menghormati tradisi setempat, tepatnya di Kepri, yang mana mayoritas penduduknya adalah Tionghoa, maka dari itu tradisi Tionghoa sangat mengakar dengan kuat, sehingga pembinaan Buddha-Dhamma akan menjadi lebih baik apabila dengan tetap menghargai pelaksanaan tradisi Tionghoa tersebut bagi pemeluk agama Buddha yang masih menjalankan tradisi tersebut. Ada sejumlah upacara atau hari-hari Besar dalam Tradisi Tionghoa yang bisa "disejalankan" dengan Buddha Dhamma dalam perayaan atau peringatannya, dengan tujuan supaya umat Buddha Tionghoa selalu merasakan bahwa Agama Buddha tidak bertentangan dengan tradisi yang sudah berjalan sekian generasi turun temurun.



Pada hari terakhir, pagi hari kami melakukan Diskusi Kelompok yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu:
1. Kelompok A membahas bagaimana Peran Pandita dalam Mendukung Kehidupan Umat Beragama, yang diketuai oleh: Bapak Marsudi, S.Ag.
2. Kelompok B membahas bagaimana Peran Pandita dalam menciptakan Keviharaan yang Dinamis, Harmonis dan Spiritualis, yang diketuai oleh: Bapak Ngateman, S.Ag.




Demikianlah yang bisa kami sampaikan... selamat berjumpa lagi di Bulan Oktober.. di mana para bhikkhu akan segera mengakhiri masa vassa, tentu hal ini akan menjadi satu keceriaan yang baru bagi para umat Buddha untuk berduyun-duyun melakukan Kathina-Dana kepada anggota Sangha.
Mari kita tunggu pengumuman menarik dari Vihara Grha Buddha Manggala... sampai jumpa.

Salam metta,
Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala



Agenda di Bulan September 2008

Namo Buddhaya,

Di bulan September, Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala mendapatkan satu kehormatan untuk mengisi program pembinaan Dhammaduta di Kota Batam oleh Lembaga Pembinaan Keagamaan Buddha Kota Batam.

Sangat kebetulan sekali, di bulan September ada kunjungan Bhante Thitayanno ke Batam, sehingga merupakan satu kebahagiaan bagi umat.



Kami mengundang Bapak / Ibu / Saudara-i se-Dhamma untuk turut hadir dalam beberapa program acara yang telah kami susun yaitu:
1. Diskusi Dhamma bersama Bhante Thitayanno
Hari / Tanggal : Jumat, 19 September 2008,
pukul : 19:30 s/d 21:00 WIB
Tempat : Dhammasala Vihara Grha Buddha Manggala

2. Pelatihan Dhammaduta se-Kota BatamHari / Tanggal : Sabtu, 20 September 2008
Pukul : 08:00 s/d 15:00 WIB
Tempat : Hotel Penuin
Narasumber :
- Bhikkhu Thitayanno, topik : "Agama Buddha dan Misionarisme"
- Romo Pandita Muda Suwarno, ST., topik : "Teknik Dhammadesana"
- Dr. Fisher Iwan, Sp.RM., topik : "Meditasi dan Kesehatan"

3. Siraman Rohani Agama Buddha di Lapas BarelangHari / Tanggal : Hari / Tanggal : Sabtu, 20 September 2008
Pukul : 14:00 - 16:00 WIB

4. Pindapatta bersama Bhante Thitayanno
Hari / Tanggal : Minggu, 21 September 2008
Pukul : 08:00 - 09:00 WIB
Tempat : Perumahan Baloi Mas Permai dan Anggrek Permai

5. Sekolah Minggu Buddhis
Hari / Tanggal : Minggu, 21 September 2008
Pukul : 09:00 - 11:00 WIB
Ceramah Dhamma oleh : Bhante Thitayanno

6. Puja Bakti Pemuda/i Buddhis bersama Pemuda Theravada Indonesia
Hari / Tanggal : Minggu, 21 September 2008
Pukul : 18:00 - 20:00
Ceramah Dhamma oleh : Bhante Thitayanno
Tempat : Vihara Dharma Mulia - Legenda Malaka

Semoga kehadiran Bapak / Ibu dan rekan2 semuanya akan menjadi satu hasil dari apa yang telah kami susun demi kebaikan dan kemajuan kita bersama dalam Dhamma.

Salam metta,
Dayaka Sabha Vihara Grha Buddha Manggala